Postingan

Just Loose My Opportunities

Gambar
       This picture is like sugar for this post      Hold up, this week very chaotic & dynamic situation that I have to face in comparing with few weeks before. I oftently receive some information for the process of just find & be part of a company, especially for assessment/psicometrics. One of the process that I joining for is very short and candidates just can receive about they for move into the next stages in just one day with offering expected recieved after user interview on days two. I also have to pass for at least two stages exclude of administration, like I pass until HR interview and gone on that stage. I just do prohibited action for HR interview which I think about to over-share for our situation, like don't be just professional.     When HR interview, I just say that I still have a contract in one company and need two weeks notice for joining the program after offering. For some HR, I know this debatable but we can just...

Failed Kayaknya!

Hari ini cukup melelahkan dan campur aduk secara perasaan. Gw memperoleh jadwal interview untuk posisi 'Research Assistant' di PT Penilaian Harga Efek Indonesia (PHEI), intinya lembaga valuasi bond/obligasi. Gw seharusnya datang magang juga hari ini, karena di sisi lain gw lagi magang juga di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Republik Indonesia (LKPP RI). Oleh karena itu, gw pun memutuskan untuk minta izin ke mentor terkait adanya proses interview ini tanpa menyebutkan interview di mana (Ya kali gw sebutin buat interview magang juga!). Lalu, gw pun mendapatkan izin untuk mengikuti proses interview tersebut (Begitu baiknya mentor gw ya, pokoknya applause deh buat dia!). Malam sebelumnya gw tidur agak berantakan (gw lupa matiin lampu masa, hiks!). Pas bangun, gw langsung melakukan rutinitas gw (Btw gw punya semacam to do list harian gitu lah!), mulai dari shalat (Ya emang sudah diwajibkan sebagai seorang muslim), meditasi (Nah ini baru unik kan!), dan membaca Al-Qur’an. Tig...

Rutinitas

Semalam, dalam pengalaman yang penuh drama, saya berhasil menjalankan rutinitas self-affirmation yang biasanya terasa sulit dilalui. Tetapi, malam itu, seperti dalam kisah petualangan yang tak terduga, sebuah hambatan muncul dengan begitu tiba-tiba dan menantang, dalam bentuk pintu asrama yang terkunci rapat. Dan apa yang lebih menggelitik, handuk kesayangan saya terperangkap di dalam, seolah-olah menjalani petualangan tersendiri. Saya merasa seperti dalam adegan film thriller, berada dalam situasi tanpa harapan, di mana sang hero harus menemukan cara untuk melawan segala rintangan.      Dalam kebingungan dan ketidakpastian itu, saya merasa tidak punya pilihan selain beradaptasi dengan cara yang tak terduga. Dengan tekad yang tak tergoyahkan, saya memutuskan untuk mencuci wajah dengan sabun cuci muka andalan saya, Nivea Men, seolah-olah berlomba melawan waktu untuk mencapai kemenangan dalam "Olimpiade Sabun Muka."      Di dalam kamar mandi yang hampir sepen...

Repeated Games in Repeated Moment: Balas di Semester Ini Apa Kabarnya?

Hari ini merupakan hari pertama gw memasuki masa perkuliahan di kampus gw. Hari yang gw harapkan bisa membuka jalan yang oke, berupa kebaikan-kebaikan dan perkembangan-perkembangan hidup, buat kehidupan gw ke depannya, at least  di perkuliahan semester ini. Semua target yang sudah gw buat sebegitu rigid dan cukup detail juga, walaupun tinggi banget. Jadi, so far , gw udah ngerasa cukup siap dan tinggal aksi atau eksekusinya aja, jadi harapannya gak ada momen-momen otak gw mesti kelayapan gak jelas akibat masalah-masalah yang tidak seharusnya ada.     Selain itu, kebetulan juga, perkuliahan pertama gw dijalanin secara online dikarenakan kondisi kesehatan dosen gw sehingga tidak bisa hadir secara langsung di kampus. Gw sebenarnya ngerasa fine dengan proses perkuliahan yang dijalankan secara online ini, toh tetap interaktif dan tetap insightful juga proses perkuliahannya, fyi dosen gw merupakan salah satu guru besar di kampus. Namun, penyampaian materi sebenarnya d...

Sebuah Ilusi Kecemburuan Sosial: Membuat Triggered ke Arah Mana?

Sumpah! Belakangan ini merupakan masa-masa gue ngerasa insecure dan sering ngerasa iri dengan pencapaian ataupun obrolan orang-orang di dekat gue. Pertama, sewaktu buka sosmed, gue melihat orang-orang pada nge- post tentang pencapaian mereka, mulai dari internship , conference , menang lomba, dan masih banyak lagi hal lainnya. Barusan banget, gue buka LinkedIn, eh gw melihat orang-orang yang kuliah seangkatan dengan gue post mengenai posisi mereka sebagai lecturer assistant . Gue sebenarnya gak ngerasa sedikitpun kalau pencapaian mereka atas posisi tersebut gak pantas, hanya gue ketika melihatnya mulai membandingkan dengan kondisi gue saat ini. Gue yang minggu ini, sebenarnya, dapat pengumuman kalau keterima buat internship di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tetapi alahkah teledornya tidak memperhatikan periode yang gue pilih sehingga dengan sangat terpaksa harus mengundurkan diri.     Selain itu, gue juga merasa banyak banget kegagalan dan kecerobohan yang dilakukan sela...